Home   Info Konsulat   Berita Aktual Konsulat   Pelayanan Konsuler   Kerjasama   Berita Penting   Topik Khusus   Hubungi Kami   中文 
  Home > Topik Khusus > Islam Di Tiongkok
Sejarah Islam di Tiongkok.

2007-12-29

    Agama Islam di Tiongkok memiliki sejarah selama lebih dari 1,300 tahun. Menurut cataran sejarah, agama Islam mulai tersebar di Tiongkok pada masa Dinasti Tang dan Dinasti Song. 618-1279). Jalan Sutera adalah jenbatan penghubungkan Tiongkok dengan dunia Barat. Ketika budaya Tionghoa diperkenalkan kepada Negara-negara Barat, filsafat Islam serta kebudayaan Barat juga masuk Tiongkok lewat Jalan Sutera.

    Menurut buku 'Sejarah Dinasti Tang Lama', Kalifah ketiga Arab, yaitu Othman mengirimkan duta ke Tiongkok pada tahun 651AD. Ini merupakan salah satu tanda masuknya agama Islam ke Tiongkok. Sejak ini, banyak Mulim dari Arab dan Persia datang ke Tiongkok untuk berdagang, berkunjung dan menyebarkan agama. Sebagian Muslim menetap di Tiongkok, menikah dengan orang setempat hingga dengan demikian terbentuk komunitas Muslim pertama di Tiongkok.

    Dinasti Yuan dan Dinasiti Ming (1206-1644) merupakan masa perkembangan menyeluruh agama Islam. Ketika Negara Mongolia menaklukkan Negara Tiongkok, dan Negara-negara Islam lain di Asia Tengah dan Barat, banyak muslim didatangan ke wilayah Tiongkok dan memperkuat kekuatan muslim di Tiongkok. Menurut catatan Marco Polo yang pernah berkunjung ke Tiongkok belasan tahun, masa ini ditandai pula dengan tumbuh suburnya mesjid serta komunitas-komunitas Muslim di seluruh negeri.

    Pada Dinasti Qing, agama Islam memasuki ero matang. Agama Islam sudah diterima oleh beberapa Bangsa Minoritas selain dari Bangsa Hui Hus. Dan pendidikan Islam mulai dikembangkan.

    Saat ini terdapat sepuluh suku bangsa di Tiongkok yang menganut agama Islam, dengan jumlah penganutnya kurang lebih 20 juta. Di dalam negeri sendiri terdapat 35.000mesjid dan jumlah Akhond dan Maula (istilah kyai dan ustadz di Tiongkok) sudah melebihi 45.000 orang.

<Suggest To A Friend>
  Print