Menurut Kantor Berita Xinhua, Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao kemarin (2/11) mengadakan pembicaraan telepon dengan Ketua Komisi Uni Eropa (UE) Barroso. Dalam mana Kedua pihak bertukar pendapat secara mendalam mengenai masalah perubahan iklim.
Wen Jiabao mengatakan, pihak Tiongkok beranggapan bahwa target dari konferensi Kopenhagen yang tak lama akan diselenggarakan itu yalah mencapai hasil positif di bidang pelaksanaan serta secara menyeluruh, efektif dan berkelanjutan, dengan menitikberatkan pada pengaturan tegas dan terinci mengenai peredaan, penyesuaian, pengalihan teknik dan dukungan dana. Faktor kunci untuk sukses konferensi kali ini yalah berpegang teguh pada konvensi dan protokol tersebut , berpegang teguh pada prinsip "bersama-sama memikul tanggung jawab yang berbeda", dan berpegang teguh pada wewenang yang diberikan "Peta Jalan Bali". Dikatakannya, Presiden Tiongkok Hu Jintao telah menegaskan pendirian dan tindakan kongkrit pihak Tiongkok di depan KTT Perubahan Iklim PBB September lalu. Pada tahap selanjutnya, Tiongkok akan menitik-beratkan pekerjaan untuk mencantumkan penanganan perubahan iklim ke dalam rencana ekonomi nasional dan pembangunan sosial, pengembangan dengan sekuat tenaga ekonomi hijau, pengintensifan pembangunan kemampuan terpadu untuk mengantisipasi perubahan iklim.
Sementara itu, Barroso memperkenalkan pendirian dan gagasan UE mengenai masalah perubahan iklim. Ia berharap meningkatkan kerja sama dengan pihak Tiongkok, dalam rangka menjamin dicapainya hasil positif oleh konferensi Kopenhagen .
(CRI)